wcr2od

Berita indonesia – Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab merampungkan setengah pemeriksaan yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar. Rizieq diperiksa sebagai saksi atas dugaan penghinaan ideologi negara yakni Pancasila.

Saat jeda pemeriksaan, Rizieq sempat menjawab pertanyaan wartawan yang menanti di Mapolda Jabar, Jalan Sukarno-Hatta (Bypass) Kota Bandung, Kamis (12/1) siang.

Pemeriksaan belum selesai. Tapi sudah setengah jalanlah pemeriksaannya,” kata Rizieq yang berbusana gamis serba putih, seperti diberitakan BeritaIndonesia.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung, Rizieq mengaku terkejut dengan tuduhan yang dilayangkan putri Presiden pertama Indonesia Sukarno yakni Sukmawati Soekarnoputri. “Jadi Sukmawati ini gagal paham.”

Gagal paham yang dimaksud Rizieq karena Sukmawati melaporkan sosialisasi tesis yang berjudul ‘Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia’ saat dia melakukan ceramah di wilayah Jawa Barat. Saat itu Rizieq menyampaikan karya ilmiahnya yang membuatnya lulus dari University of Malaya, Malaysia dengan predikat cumlaude.

Saya lulus S2, saya lakukan sosialisasi dalam tablig dan tausiyah. Ceramah saya diedit dan dipotong dan dilaporkan Sukmawati dengan penistaan Pancasila ini enggak betul. Saya enggak menghina dan merendahkan,” ujarnya.

Saya pengagum. Tapi saya kagum bukan berarti enggak bisa kritik. Ini yang enggak boleh disalahpahami,” ucapnya

 

Baca Juga : Ramalan Tahun 2017  Terbaru