imzvc1

Berita Politik – Debat perdana antar pasangan calon di Pilkada DKI Jakarta sangat membangkitkan euforia di kalangan masyarakat DKI bahkan sampai merebak ke seantero negeri Indonesia tercinta ini. Bagaimana tidak, dalam perdebatan akbar yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyaring tiga nama pasangan calon yang fenomenal, saya ulangi fenomenal.

Sebut saja salah satu pasangan calon yang penampilannya begitu luar biasa di acara debat kemarin, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok namanya. Penampilan debat Ahok kemarin sungguh membuktikan kecintaan dan pengabdian dia tanpa pamrih pada negeri Indonesia tercinta ini. Dimana dalam debat perdana kemaren, banyak sekali program-program yang sudah direalisasikan oleh pasangan calon Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dengan pasangannya Djarot Saiful Hidayat atau biasa kita sebut Ahok Djarot.

Bahkan terlintas dalam pikiran saya, Ahok ini pribadi yang luar biasa, perfect dan memang sudah terbukti menuntaskan masalah-masalah yang berpuluh-puluh tahun tidak terselesaikan. Contohnya banjir yang sudah menjadi bencana di setiap tahunnya, dan terbukti dalam 2 tahun ini banjir di DKI Jakarta sudah jauh menurun. Ini adalah segelintir kecil prestasi Ahok di DKI Jakarta.

Ahok panggilannya, dia adalah seorang putera terbaik bangsa ini. Dia kelahiran di Manggar, Bangka Belitung. Di usianya yang sudah 51 tahun ini, dia bertarung di kontestasi politik di DKI Jakarta pada Pilkada 2017. Berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat menjadi modal kuat untuk memenangkan Pilkada ini.

ANALISA HASIL DEBAT PERDANA

Banyak survei yang sudah dirilis sebelum debat perdana kemaren oleh lembaga-lembaga survei di Indonesia. Banyak metode survei yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survei ini, salah satunya adalah survei yang mengunakan metode pemilihan sampel secara acak bertingkat (multistage random sampling) yaitu survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Namun hasilnya sangat mencengangkan, mayoritas survei menempatkan Ahok diperingkat buncit (terakhir). Bahkan ada survei yang menempatkan Ahok dengan elektabilitas 10%. Dan yang anehnya, hasil yang dirilis antara satu lembaga survei dengan lembaga survei lainnya berbeda-beda. Tingkat persentase maupun grafik popularitas, elektabilitas maupun tingkat keterpilihan masing-masing pasangan calon berbeda-beda.

Tiba saat di hari debat perdana dimulai, tepatnya kemarin tanggal 13 Januari 2017. Ada peristiwa yang cukup membingungkan, dimana seluruh survei atau polling yang dirilis oleh lembaga-lembaga survei bertolak belakang. Hasil survei pasca debat perdana kemaren menempatkan pasangan calon nomor urut dua, Basuki Tjahaya Purnama sebagai pemenang di mayoritas survei. Aneh ya, cukup aneh dan mengundang tawa. Namun hal ini tidak bisa dipungkiri, karena prestasi Ahok dalam membangun kota Jakarta adalah bukti nyata bukan sekedar menebar janji apalagi mengobral janji.

Menurut analisa saya mengenai debat perdana yang diselenggarakan kemaren, justru meningkatkan popularitas Ahok. Bagaimana tidak, Ahok sangat menguasai materi debat, bahkan semua pertanyaan yang ditujukan kepada Ahok, dilahapnya. Dan balasan pernyataan dari Ahok sangat menohok pihak lawan. Itu sebabnya, dalam beberapa survei kemaren, Ahok menempati urutan teratas atau pertama. Debat perdana ini dimenangkan mutlak oleh Ahok. Dan hasil analisa saya, seluruh lawan debat Ahok KO (Knock Out).

Berikut adalah hasil survei yang saya himpun dari beberapa polling sms dan twitter :
1.Polling SMS Pilgub DKI 2017
Agus Sylvi : 12,2%
Ahok Djarot : 57,16%
Anies Sandi : 30,64
2.Polling Kompasiana Pilgub DKI 2017
Agus Sylvi : 14,09%
Ahok Djarot : 43,02%
Anies Sandi : 42,61%
3.Polling twitter Iwan Fals Pilgub DKI 2017
Agus Sylvi : 20%
Ahok Djarot : 62%
Anies Sandi : 18%

4.Polling Kaskus.co.id Pilgub DKI 2017
Agus Sylvi : 8,6%
Ahok Djarot : 78,1%
Anies Sandi : 13,3%
5.Polling Merdeka.com Pilgub DKI 2017
Agus Sylvi : 5,54%
Ahok Djarot : 90,57%
Anies Sandi : 3,89%

Lanjut Baca :  Ramalan Tahun 2017  Terbaru