rvkfxj

Berita Politik – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, dirinya tidak sembarangan dalam memindahkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Dia pun memastikan akan lebih dulu menyiapkan hunian bagi warga yang terdampak normalisasi.

Menurut Ahok, kalaupun masih ada warga yang menangis lantaran kebijakan yang diambilnya, itu hanya sebagian kecil. Malah, sambung dia, banyak juga warga yang mengucapkan terima kasih kepadanya. Terlebih lagi yang terkait dengan kebijakan normalisasi sungai.

Yang terima kasih sama saya banyak juga kok. Ya nanti kita lihat aja 15 Februari, banyak mana yang menangis apa yang ketawa,” kata Ahok usai menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di Jalan Taman Patra X nomor 7 Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 15 Januari 2017.

Ahok kembali menegaskan, untuk kebijakan normalisasi sungai, setiap warga dipastikan sudah mengetahui. Dan pihaknya baru akan mengeksekusi jika hunian baru bagi warganya saudah siap. Jadi, kata Ahok, tidak ada yang ditelantarkan atau tidak diurus oleh pemerintah. Di samping itu, jika ada paslon lain yang berani berjanji membersihkan sungai tanpa adanya pembongkaran adalah hal yang mustahil.

Sekarang tanya aja ya hampir semua yang di daerah sungai sudah tahu mau dipindah. Saya prioritas rusun dulu. Rusun yang kita utamakan.
Kalau mau bilang diapungin, pakai hidrolik pun kamu pasti perlu bongkar. Diangkat pakai balon pasti juga bongkar. Saya nggak ngerti,” beber Ahok.

Baca Juga : Ramalan Tahun 2017  Terbaru