mrjjac

Berita Politik – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, merespons keluhan warga Kepulauan Seribu soal ketiadaan pasar. Sandiaga menggagas pasar terapung untuk membantu pasokan nelayan di Kepulauan Seribu.

Pasar di sini yang berbasis, bukan pasar seperti banyak di Jakarta tapi pasar yang lebih menjangkau, terapung dan bisa bergerak mengikuti arah di mana nelayan itu membutuhkan pasokan,” ujar Sandiaga di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (21/1/2017).

Sandi mengungkapkan pasokan bahan-bahan di Kepulauan Seribu ini 90 persen dari Jakarta. Dengan adanya program OKE-OCE (One Kecamatan- One Center for Entrepreneurship), masyarakat diharapkan dapat mandiri.

Ketergantungan pasokan dari Jakarta pun bisa dikurangi setidaknya dari 90 persen menjadi 60 persen.

90 persen dari wilayah Kepulauan Seribu dipasok bahan-bahannya dari DKI. Jadi kita salah satu program OKE-OCE yag tadi sudah dijalankan memastikan kemampuan mereka agar mandiri. Dari kebutuhannya, paling nggal dikurangi dari 90 jadi 60,” imbuhnya.

Hal ini bisa terwujud dengan bantuan teknologi yang terbaru. Pemanfaatan teknologi mutakhir, menurut dia, diharapkan dapat menjadikan masyarakat mandiri.

Jadi agri bisnis yang berbasis kepulauan bisa dimulai. Supaya juga mereka menanam cabe dg teknologi yang terbaru. Bagaimana juga kemampuan untuk menghadirkan bawang merah sendiri, sehingga mereka bisa mandiri. Itu bagus sebagai kawasan pembangunan mandiri,” terang Sandi.

Selain itu Sandi menegaskan komitmennya membangun Kepulauan Seribu sebagai kepulauan yang mandiri dengan pariwisata dan usaha-usaha lainnya yang berkaitan dengan kelautan.

Mereka mendukung bahwa kita punya program pembangunan kepulauan yang berbasis kemandirian dengan pariwisata, ecotourism dan tentunya bisnis-bisnis atau usaha-usaha yg berkaitaan dengan kelautan,” imbuh Sandi.

Baca Juga : Ramalan Tahun 2017  Terbaru