ixsquo

Berita Indonesia – Cagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) masih akan melanjutkan relokasi warga yang menduduki tanah negera. Ahok lebih memilih untuk mendirikan rusun untuk warga ketimbang memberikan uang ganti rugi atau uang kerahiman.

Menurut Ahok, sebenarnya biaya pembangunan rusun lebih mahal bila dibanding dengan memberikan ganti rugi. Namun, bila warga diberikan uang ganti rugi ditakutkan mereka hanya pindah ke bantaran sungai satu ke bantaran sungai lainnya.

Kalau saya bagi Rp 50 juta per-KK senang nggak? Senang. Ngapain saya bangun Rp 1,8 miliar buat enam keluarga? Mending Rp 300 juta lu (kamu) bagi enam keluarga,” kata Ahok saat blusukan di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).

Tapi rakyat ini lari ke mana? Dia bisa saja cari sungai lagi, balik lagi. Dulu pakai kardus, dapat Rp 50 juta jadi beton,” lanjutnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga memaparkan mengapa dia begitu ngotot untuk memindahkan warga ke rusun. Menurut Ahok, dengan memindahkan orang ke rusun akan mempermudah pemberian bantuan pada mereka. Dia pun kembali menegaskan bila pada warga yang menolak digusur tidak mau memilihnya, hal tersebut adalah hal yang wajar.

Saya enggak mau kasih kerahiman. Karena kita bantu uang kuliah, sembako, rusun itu duit nggak kasih ke dia (langsung). Kalau ada masyarakat bawah hasut nggak usah pilih, saya enggak peduli,” tegasnya.

 

Baca Juga : Prediksi Togel HK Hongkong