adletj

Berita Indonesia – Kerajaan Arab Saudi memberikan cendera mata berupa pedang ’emas’ kepada Polri. Pedang pemberian itu akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan foto yang diterima Beritaindonesi4.com, pedang tersebut berwarna kuning emas. Pedang itu ditaruh di sebuah kotak khusus.

Pedang itu diserahkan melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Pedang itu diberikan saat Osama berkunjung ke Mabes Polri, Sabtu (4/3/2017) kemarin.

Jadi bukan pedang yang terbuat dari emas, tapi pedang yang punya nilai emas. Barangnya bukan dari emas. Tapi pedang yang memiliki nilai emas dalam tanda petiklah. Benda berhargalah,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli dalam perbincangan dengan Beritaindonesi4.com, Senin (6/3).

Kendati saat acara pemberian pedang diterima oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, lanjut Boy, pedang itu diberikan untuk institusi Polri. Pedang itu akan dilaporkan ke KPK.

Penerimaan hadiah tersebut juga akan dilaporkan kepada Direktorat Gratifikasi KPK pada waktunya. Selanjutnya cendera mata tersebut akan disimpan di Museum Polri,” tuturnya.

KPK mengapresiasi rencana Polri melaporkan pemberian cendera mata pedang tersebut. Menurut KPK, hal ini dapat menjadi contoh bagi para pegawai negeri dan penyelenggara negara di berbagai institusi.

Kami mengapresiasi rencana pelaporan tersebut. Ini bisa menjadi contoh yang kuat bagi para pegawai negeri dan penyelenggara negara, baik di lingkungan Polri atau instansi lainnya,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (6/3).

Menurut Febri, itu merupakan hal yang wajar dilakukan. Dia memberi contoh saat Presiden Joko Widodo pernah melaporkan penerimaan hadiah saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta dan presiden kepada KPK.

 

Baca Juga : Prediksi Togel SGP Singapura