juzyfd

Berita Indonesia –Sebelumnya seorang ustadz mengusir sekelompok warga berbaju kotak-kotak yang menamai diri mereka Relawan Kerja Sehati Kalibata dan Team 7 Network. Padahal di warung kopi tersebut relawan ini sedang membicarakan rencana pengobatan gratis untuk warga Cipinang Indah di dekat Banjir Kanal Timur (BKT).

Videonya pengusiran tersebut seperti ini:

Usai Didatangi Polisi, Ustadz Pengusir Relawan Berbaju Kotak-Kotak Meminta Maaf

Setelah kejadian ini, beredar video permintaan maaf si ustadz. Pada video tersebut nampak beberapa perwakilan dari relawan dan juga ada kehadiran polisi.

Videonya permintaan maaf ustadz tersebut seperti ini:

Ustadz tersebut meminta maaf, berikut pernyataan maafnya:

Demi kebersamaan, demi kedamaian, Insya Allah saya akan minta maaf. Tapi dalam artian, kemarin kejadian itu bukan semata-mata pribadi saya. Saya bergerak bersama warga, saya atas nama warga. Jadi ini bukan masalah pribadi.

Kejadian itu antara warga kami yang datang nyamperin kumpulan teman-teman kotak-kotak. Saya mewakili warga mengucapkan minta maaf atas kejadian kemarin, diluar kontrol saya. Ada kata-kata yang tidak berkenan di hati tadi ibu berdua, mohon maaf saya tidak tahu namanya.

Dan diwakili oleh mas Rendy, mas Badri, pak Edi mewakili relawan kotak-kotak semuanya sebagai saksi. Kami warga 202 yang ada di sini, meminta maaf pada beliau, pada seluruh yang mungkin tidak berkenan mendengar kata-kata kami.

Dengan sangat tulus, saya meminta maaf, kami meminta maaf. Saya berharap kejadian ini kita selesaikan sampai di sini, selesai tidak ada apa-apa, pada kesempatan ini saya minta jaminan keamanan pada pribadi saya dan warga yang kemarin ada kepada yang diwakili oleh pak Rendy secara tertulis ataupun terucap. Sekiranya permintaan maaf saya diterima dengan lapang dada.

 

Baca Juga : Prediksi Togel SD Sydney