161-lieus_sungkharisma_netralnewsadiel_manafe-718x452

Berita Indonesia  Koordinator Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma meyakini, calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kalah diputaran kedua Pilkada DKI yang digelar 19 April 2017 nanti.

Menurut Lieus, dengan kekalahan itu, dapat diartikan warga Jakarta akan terbebas dari tekanan lahir dan batin selama dipimpin Ahok.

“Jika Ahok kalah… Berakhir sudah penderitaan rakyat Jakarta. Tinggal menunggu hari, warga Jakarta akan lepas dari penderitaan lahir dan batin,” kata Lieus kepada Netralnews.com, Jumat (7/4/2017).

Sebab, menurutnya, selama kepemimpinan Ahok, tidak ada kasih sebagaimana yang dikatakan beberapa umat Kristen kepadanya. Karakter kepemimpin mantan Bupati Belitung Timur itu, menurut Lieus, sangat arogan dan tidak berpihak pada rakyat kecil.

Beberapa contoh arogansi Ahok disebutkan Lieus, seperti penggusuran dan menyebut seorang wanita bernama Yusri Isnaeni sebagai maling saat mengadu soal Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Sekarang banyak orang Kristen yang tidak suka sama Ahok, menurut mereka Anies lah yang mencerminkan kasih sebagaimana dasar orang Kristen,” ujar Lieus.

Sebaliknya, rival Ahok, calon gubernur nomor urut tiga Anies Baswedan, yang mencerminkan pemimpin yang mengayomi dan mampu mempersatukan semua kalangan, tanpa pandang bulu.

“Coba lihat Anies menyapa semua kelompok, kiri-kanan, atas-bawah. Ahok mana berani, dia gak berani,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pilkada DKI putaran kedua akan dilangsungkan pada 19 April mendatang, dengan mempertemukan dua pasang kandidat calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Baca Juga : Prediksi Togel SGP Singapura

 photo banner-tiger-toto_zps8yelpyp5.gif