470-novel_chaidir_hasan_bamukmin_channelindo-718x452

Berita Indonesia – Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Chaidir Bamukmin mengatakan, partai-partai Islam yang mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat, telah murtad.

Hal ini menyusul dukungan DPW PKB dan DPW PPP DKI kubu Romahurmuziy kepada Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI 2017.

“Ini suatu musibah, kehancuran rumah besar umat Islam, yang mana mereka telah menjadi partai yang murtad atas agamanya, mereka murtad atas hukum positif, mereka juga murtad daripada dari politik mereka,” kata Habib Novel kepada beritaindonesi4.com, Rabu (12/4/2017).

Menurut Habib Novel, dukungan itu menunjukan jika partai-partai yang berbasis Islam tersebut, hanya mengutamakan kepentingan pribadi tanpa menghiraukan suara umat muslim yang tidak menginginkan Ahok menjadi gubernur.

“Yang mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi, yang mereka hanya mementingkan perut mereka sendiri, tetapi tidak memikirkan umat Islam yang ada di partai sendiri,” ungkapnya.

“Mereka hanya mencari eksistensi atau menyelamatkan kedudukan partai tanpa menghiraukan kepentingan umat Islam,” ujar Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu.

Seperti diketahui, pascakekalahan pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni di putaran pertama Pilkada DKI, suara empat partai pengusungnya, Demokrat, PKB, PAN, dan PPP kubu Romahurmuziy, tidak lagi satu suara mendukung calon lainnya di putaran kedua.

Dewan Pimpinan Wilayah DKI PKB dan PPP Romahurmuziy memilih merapat ke kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat, sedangkan PAN mendukung pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno. Sementara itu Partai Demokrat memilih menjadi nonblok atau tidak mendukung salah satu pasangan.

 

Baca Juga : Prediksi Togel HK Hongkong

 photo banner-tiger-toto_zps8yelpyp5.gif