78-habiburokhman_netralnewsadiel_manafe-718x452

Berita Indonesia – Dukungan simpatisan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat, dengan mengirim karangan bunga atau mendatangi langsung ke Balai Kota Jakarta, tempat keduanya bekerja, mendapat kritikan dari Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra Habiburokhman.

Menurutnya, Balai Kota adalah fasilitas negara dan bukan milik keluarga Ahok, sehingga tidak boleh digunakan sebagai tempat pribadi untuk kegiatan dukung-mendukung.

“Woy kalau dukung Mr Hok pribadi jangan di balekota, karena balekota bukan punya neneknya Mr Hok,” ujar Habiburokhman lewat akun Twitter-nya, Kamis (4/5/2017).

“Balikota itu fasilitas negara, jangan dipakai u kepentingan pencitraan politik pribadi. Entah usulan siapa soal karangan bunga tsb, kasihan sekali mrk gak pernah berhenti permalukan diri sendiri,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, lebih dari empat ribu karangan bunga diberikan warga untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot, sebagai bentuk dukungan setelah mereka kalah di Pilkada DKI putaran kedua dari pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dilakukan oleh KPU DKI, pasangan Anies-Sandi meraih 3.240.987 suara atau setara 57,96 persen, unggul atas pasangan petahana Ahok-Djarot yang memeroleh 2.350.366 suara atau setara 42,04 persen.

Baca Juga : Prediksi Togel HK Hongkong

bandar-togel-online-terpercaya